Angin Kencang dan Pohon Tumbang, Ini Penjelasan BMKG

Mataram, flashlombok.com – Masyarakat NTB diminta mewaspadai Potensi Peningkatan Kecepatan Angin, Hujan Sedang hingga Lebat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang, serta Peningkatan Tinggi Gelombang di Wilayah Nusa Tenggara Barat, periode 13-17 Maret 2024.
Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid merilis Wilayah Nusa Tenggara Barat saat ini berada pada puncak musim penghujan, disertai aktifnya gelombang atmosfer (ekuatorial rossby dan MJO) di wilayah NTB menambah tingginya potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah NTB.
Selain itu, saat ini terdapat bibit siklon tropis 91S dan 94S di selatan Pulau Jawa, akibat adanya bibit siklon tropis tersebut wilayah NTB terkena dampak tidak langsung yaitu angin kencang, meningkatnya tinggi gelombang di perairan NTB, serta potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah NTB.
Masyarakat perlu mewaspadai potensi terjadinya angin kencang, hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pagi hingga dini hari.
Masyarakat dihimbau untuk selalu tetap waspada dan berhati-hati dengan dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat/petir, dan pohon tumbang.
‘’Waspadai tinggi gelombang yang mencapai diatas 2 m di Selat Lombok bagian utara dan selatan, Samudra Hindia selatan NTB, Selat Alas bagian utara dan selatan, dan Selat Sape bagian utara dan selatan. (m01/bmkg13).
