Inflasi Di NTB Diatas Rata-Rata Nasional

Mataram, flashlombok.com – Menteri  Dalam  Negeri , M Tito Karnavian, menyebutkan bahwa salah satu  Provinsi  inflasinya  diatas  rata-rata Nasional pada bulan Februari 2023, adalah Provinsi  Nusa Tenggara Barat  6,30 persen, Kota Jambi  6,83 persen dan tertinggi di Sibolga Sumatera Utara 6,91 persen.

“Oleh karena itu, saya minta kepada Kepala Daerah, mohon maaf Bang Zul harus membacakannya, untuk mengevaluasi apa yang menjadi masalah di daerah masing-masing, sehingga segera adakan Rakor dengan Pemerintah Kabupaten Kota sehingga penyebab inflasi bisa diatasi dengan baik,” jelas Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual  di Ruang Rapat Timur, Pendopo Gubernur, Senin 27 Maret.

Rakor secara virtual itu digelar , dalam rangka Pengendalian Inflasi Tahun 2023.  Selain dihadiri  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., juga dihadiri  oleh Forkopimda, Kapolda, Kejati, Sekda Provinsi NTB, Kabulog, Kadin dan Kepala OPD bidang urusan Pertanian, Perdangangan, Keuangan, Sosial, Perhubungan, ESDM, Perencanaan Pembangunan Daerah, PUPR dan Statistik.

Mendagri   Tito Karnavian  juga  mengingatkan terkait arahan Presiden dengan surat edaran adanya larangan untuk buka bersama kepada pejabat, ASN dan staf-stafnya di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang tidak mampu.

Walaupun adanya larangan tersebut, boleh buka bersama dengan masyarakat tidak mampu bersama anak yatim piatu dan kaum dhuafa, di tempat mereka masing-masing. Karena itu lebih bernilai dan menyentuh sebagai bentuk empati kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Mendagri  meminta kepada Kepala Daerah untuk memperbanyak memberikan bantuan sosial baik secara tunai dan non tunai. Karena itu akan meningkatkan daya beli masyarakat dan ketahanan pangan.

“Bila semua pejabat turun, baik Kepala Daerah, Bupati Walikota, Camat, Kepala Desa maka ini bisa mengatasi inflasi,” jelasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *