Respon Keluhan Masyarakat, DPRD Loteng Sidak  RSUD Praya

Lombok Tengah,  flashlombok.com – Mencuatnya  keluhan masyarakat di Lombok Tengah atas pelayanan rumah sakit daerah praya, ditambah lagi dengan jebolnya flapon  di sejumlah titik, padahal rumah sakit ini baru saja di bangun  pada tahun 2018 lalu, menarik perhatian anggota dewan Lombok Tengah.

Komisi empat DPRD Lombok Tengah yang membidangi masalah kesehatan, langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk mengetahui sejauh mana pelayanan  maksimal yang dilakukan pihak rumah sakit, termasuk melihat sejumlah bangunan yang mulai rusak yang ramai diberitakan di media sosial belakangan ini.

Hasil sidak DPRD Lombok Tengah, di rumah sakit daerah praya, ditemukan  sejumlah flapon yang sudah mulai lapuk dan berjamur, yang diduga disebabkan oleh kelembaban yang cukup tinggi, akibat bocornya jaringan air yang ada dan merembes dari lantai atas bangunan.

Pada saat dewan melakukan sidak, flapon yang tadinya diinformasikan rubuh, sudah diperbaiki oleh pihak rumah sakit. Sementara di tempat lainnya masih ditemukan flapon yang suadah mulai lapuk akibat rembesan air.

Anggota DPRD Lombok Tengah, Lege Warman, yang  melakukan sidak  menjelaskan, sidak dilakukan selain sebagai bentuk respon dewan terhadap keluhan masyarakat atas pelayanan rumah sakit, sidak ini juga bertujuan  melihat kesiapan pihak rumah sakit untuk akreditasi rumah sakit.

Saat berdialog dengan Direktur  RSUD Praya, Mamang Bagiansah, anggota dewan juga mempertanyakan terkait spesifikasi pembangunan rumah sakit yang dibangun tahun 2018, namun ternyata ditemukan sejumlah material yang sudah mulai rusak, sehingga perlu dilakukan evaluasi.

Hasil dari sidak di RSUD Praya ini,  terutama terkait terjadinya kerusakan itu, akan dipertanyakan dan dikomunikasikan keinstansi terkait seperti  PUPR, sebagai pemegang teknis pembangunan. Pada saat sidak anggota dewan juga berdialog dengan sejumlah  pasien yang berada di rumah sakit. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *