Polresta Mataram: Angka Curanmor Menurun Di Tahun 2020

Mataram, Flashlombok.com – Curanmor atau yang lebih dikenal dengan pencurian kendaraan bermotor di tahun 2020 mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan kasus curanmor di tahun 2019, Rabu (02/12/2020)
Banyaknya kasus pencurian motor yang terjadi di Kota Mataram dominan terjadi di pemukiman hingga kos-kosan. Pencurian ini disebabkan oleh lengahnya para pengendara ketika akan memarkir kendaraan, seperti kunci motor yang tertinggal di kendaraan dan sampai lupa mengunci leher motor. Para pelaku curanmor yang didominasi oleh orang dewasa tentu memiliki berbagai cara untuk melakukan aksinya, salah satunya dengan merusak lubang kunci motor menggunakan kunci leter T. Kunci leter T ini biasanya digunakan pelaku untuk membobol kendaraan.
Penurunan angkak kasus curanmor tentu tidak lepas dari Tim Puma yang sudah di bentuk oleh Polresta Mataram yang berfungsi untuk meminimalisir kasus kriminal di Kota Mataram. Berbagai cara dilakukan oleh pihak Kepolisian khususnya Polres Mataram untuk meminimalisir kasus curanmor, seperti melakukan preventif dan persuasif.
Preventif merupakan tindakan pengendalian sebelum terjadinya suatu penyimpangan. “Dilakukan dengan cara patroli ke pemukiman, kos-kosan yang dimana dianggap rawan terjadi curanmor,” ujar Kanit Pidum Kota Mataram Aiptu Lalu Arfi.
Sedangkan persuasif dilakukan dengan cara DDS (Door to Door System) yakni melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk mengingatkan bahwa masyarakat harus berhati-hati dengan kendaraan masing-masing. Dan disarankan untuk memaksimalkan menggunakan kunci ganda seperti gembok dan rantai untuk mengantisipasi.
