Kapal Motor Nelayan Mina Arafah Karam di Perairan Gili Sulat Sugian Lombok Timur

Lombok Timur, flashlombok.com – Kapal Motor Nelayan Mina Arafah, karam di Perairan Gili Sulat Sugian Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Penyebab karamnya Kapal ini, akibat bocornya Lambung Kapal sebelah kiri, setelah diterjang kencang dan gelombang tinggi, Rabu (11/11/2020).

Evakuasi ke enam anak buah kapal dan penumpang Kapal Motor Nelayan Mina Arafah, berjalan dramatis. Dengan alat seadanya, keempat anak buah kapal dan dua orang penumpang kapal motor Mina Arafah berhasil dievakuasi oleh petugas Polairud Polda NTB.

Kronologis kejadian, pada hari selasa tanggal 10 November 2020 sekitar pukul 01.30 Wita Kapal Motor Nelayan Arafah melintas, berlayar di perairan Gili Sulat Sugian Sambelia, Lombok Timur, seketika datang angin kencang dan gelombang menghantam haluan kapal. Kapal Kemudian terseret gelombang ke pinggir menyebabkan kapal kandas dan terjadi kebocoran di lambung kiri kapal sekitar 20 cm.

Mendapat laporan kecelakaan laut atau kapal karam. Danpal KP.XXI-1001 dan crew KP.XXI-1002/ langsung  mendatangi TKP pada pukul 07.00 Wita. Untuk melakukan penyelamatan, dengan menggunakan Kapal Motor Nelayan Zainudin Utama yang sandar di dermaga dusun Sugian, dan posisi kapal lebih dekat dari TKP, petugas langsung melakukan evakuasi ke keluarga nahkoda kapal yang ikut menumpang di atas kapal sebanyak 2 orang, atas nama Nurhayati (Perempuan), Umur : 35 Tahun asal Pulau Saur, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dan Sopi Nurpajriah (Perempuan), Umur : 8 tahun, warga Pulau Saur, Kecamatan Sapeken, Kabupaten.Sumenep, Jawa Timur.

Kapal Motor Mina Arafah yang bermuatan Ikan ini, berlayar dari pulau Saur Sapeken Sumenep Jawa Timur tujuan Labuhan Lombok Timur, dengan Nahkoda Kapal Mansyur.

“Semua ABK dan 2 orang penumpang (keluarga nahkoda) selamat dalam kondisi sehat”, ujar Dir Polairud Polda NTB, Kombes Pol Koobul Syahrin Ritonga.

Saat ini, kapal yang karam tersebut telah berhasil dievakuasi oleh ABK KP 1001 dan ABK KP 1002 dengan aman, dan posisi kapal saat ini telah sandar di dermaga tradisional kampung baru lombok timur, atas upaya penyelamatan tersebut seluruh korban mengucapkan terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *